Chapter Text
Vox kembali ke kamarnya dengan amarah yang meluap. Ia sangat ingin menginjak wajah pria itu, membuatnya hancur—membuatnya menangis di bawahnya. Pikiran itu saja sudah membuat darahnya mendidih. Masih diliputi rasa jengkel, Vox pergi tidur. Ketika bangun, ia menyadari tangan kanannya terasa anehnya mati rasa. Dan saat itulah ia menyadarinya. Alastor?! …Tunggu. Mengapa Alastor ini terasa sedikit berbeda?
